Boyolali, 13 Juli 2025 — Yayasan Al-Furqon Lentera Umat kembali mengadakan rapat umum rutin yang diikuti oleh seluruh jajaran pengurus pusat dan cabang. Bertempat di Gedung PPWQ Al-Furqon, rapat ini menjadi momentum penting karena menyampaikan perkembangan terbaru salah satu program unggulan yayasan: GEROBAK (Gerakan Rongsok Berbarokah Al-Furqon).
Program GEROBAK merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis sedekah yang dirancang untuk mendukung pembiayaan dakwah dan kegiatan sosial yayasan secara berkelanjutan. Gagasan ini pertama kali dicetuskan dalam Rapat Kerja Dakwah Yayasan ke-16, dan kini tengah memasuki tahapan akhir persiapan menjelang peluncurannya yang direncanakan pada bulan Juli 2025 ini.
Dalam rapat tersebut, Bapak Taufik Setyadi selaku Koordinator Program GEROBAK, menyampaikan bahwa proses pembangunan gudang pusat pengelolaan rongsok telah mencapai lebih dari 90%. Progres tersebut tinggal menyisakan pemasangan akses pintu masuk sebelum dinyatakan siap digunakan.
Sementara itu, armada pengangkut rongsok yang menjadi bagian penting dalam sistem operasional program juga telah siap digunakan. Beberapa penyempurnaan akhir seperti penambahan aksesoris dan pemasangan stiker tinggal menunggu waktu untuk segera diselesaikan.
Tim pelaksana GEROBAK juga telah memulai distribusi karung ke rumah-rumah para peserta program, yang berfungsi sebagai wadah penampung barang-barang rongsok yang akan disedekahkan. Barang-barang yang telah terkumpul di rumah masing-masing member nantinya tidak perlu diantar langsung ke gudang, melainkan akan dijemput secara berkala oleh petugas dari tim GEROBAK menggunakan armada yang telah disiapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Taufik menyampaikan harapan agar seluruh pengurus yayasan, baik pusat maupun cabang, ikut aktif mensosialisasikan program ini kepada jamaah dan komunitas binaan di lingkungan masing-masing. Dukungan dari seluruh elemen pengurus akan menjadi kunci utama dalam menyukseskan program yang bertujuan membangun kemandirian finansial dakwah ini.
“Program ini bukan hanya soal mengumpulkan barang bekas, tapi juga tentang membangun kesadaran kolektif bahwa setiap orang bisa berkontribusi mendukung dakwah, bahkan dengan hal yang dianggap sepele. Semoga program ini menjadi jalan keberkahan bersama,” ungkap Bapak Taufik dalam sesi penyampaian laporan.
Sebagai bentuk komitmen, karung-karung penampung juga dibagikan langsung kepada peserta rapat sebagai langkah awal gerakan ini. Ke depan, GEROBAK diharapkan mampu menjadi sumber pemasukan yang signifikan untuk mendukung berbagai kegiatan dakwah, sosial, dan pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Al-Furqon Lentera Umat.










