TANYA
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Ustadz, ana jamaah pengajian masjid Al Ikhlash Gemolong, mohon tanya.!
Bagaimanakah hukum memulai tegur ‘ sapa dengan orang non muslim.?
NN
Gemolong Sragen
JAWAB
Waalaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh
Barakallahu fiikum
Mendahului orang kafir (ahlu kitab & musyrikin) dalam salam (kalimat: Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh) tidak diperbolehkan, hal ini sebagaimana sabda Nabi shalallahu alaihi wasalam:
لاَ تَبْدَأُوا اليَهُودَ وَلاَ النَّصَارَى بِالسَّلامِ ، فَإِذَا لَقِيتُمْ أَحَدَهُمْ فِي طَرِيْقِ فَاضْطَرُّوهُ إِلَى أَضْيَقِهِ
“Janganlah kalian memulai salam kepada Yahudi dan Nasrani. Apabila kalian bertemu dengan salah satu dari mereka di jalan maka desaklah ia ke jalan yang sempit.”(HR. Muslim, no. 2167, dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu anhu)
MENDAHULUI BERTEGUR SAPA
Adapun Mendahului mereka bertegur sapa, diperbolehkan, dengan selain lafadz salam
Hal ini sebagaimana disebutkan oleh sebagaimana Ulama;
يرى بعض فقهاء الشافعية جواج ابتداء الذمي بغير لفظ السلام، مثل: كيف حالك.؟ كيف أصبحت.؟ كيف أمسيت.؟ و نحو ذلك.
“Berpendapat sebagian ulama syafiyyah: Diperbolehkan mendahului orang kafir dzimmi bertegur – sapa dengan selain kalimat salam, seperti dengan kalimat: “Bagaimana kabarmu? bagaimana keadaanmu pagi ini? sore ini? dan kalimat lainnya.” (Kitab. Al Adabu Asy Syariyyah I/269, dan dalam. Minhatul Allam Syarh Bulughil Maram Juz. 10 hal. 44, Daar Ibnil Jauzy)
Kesimpulan:
– Mendahului orang non muslim dengan ucapan salam tidak diperbolehkan.
– Adapun Mendahului mereka dengan bertegur sapa tanpa ucapan salam, diperbolehkan.
– Adapun menjawab salam orang non muslim diperbolehkan, dengan cukup menjawab “waalaikum”.








