Ketua Yayasan Al-Furqon Lentera Umat, bapak Agus Sriyadi, S.T., mengajak kaum muslimin untuk tetap memusatkan perhatian dan kepedulian kepada kondisi masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi situasi kemanusiaan yang memprihatinkan.
Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan tabligh akbar dan penggalangan donasi Palestina yang digelar di Masjid Baiturrahim, Pomah, Randusari, Senin (9/3/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, bapak Agus mengingatkan bahwa berbagai isu konflik global yang berkembang saat ini tidak boleh membuat umat Islam melupakan penderitaan rakyat Palestina. Beliau juga mengingatkan agar berbagai dinamika konflik internasional yang terjadi saat ini tidak membuat umat melupakan penderitaan masyarakat Palestina yang hingga kini masih membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
Karena itu, menurut beliau, kaum muslimin perlu tetap menjaga fokus dan kepedulian terhadap kondisi saudara-saudara mereka di Palestina yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau menggambarkan betapa beratnya situasi yang dialami masyarakat di sana, bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama Ramadhan. Sementara umat Islam di berbagai tempat dapat menjalankan ibadah puasa dengan sahur dan berbuka secara layak, banyak warga Palestina yang harus menjalani puasa tanpa makanan yang memadai.
Bapak Agus Sriyadi menyebut kondisi tersebut sebagai pengingat bagi kaum muslimin agar tidak bersikap abai terhadap penderitaan saudara seiman.
Menurut beliau, kepedulian terhadap Palestina merupakan bagian dari tanggung jawab keumatan yang perlu diwujudkan melalui dukungan nyata, salah satunya melalui infak dan donasi sesuai kemampuan masing-masing.
Dalam sambutannya, beliau juga menjelaskan bahwa Yayasan Al-Furqon Lentera Umat selama bulan Ramadhan menjalankan berbagai program dakwah dan sosial bagi masyarakat. Salah satu target program Ramadhan tahun ini adalah memberikan santunan kepada 500 anak yatim serta menyalurkan bantuan kepada 1.000 keluarga dhuafa yang tersebar di wilayah Boyolali.
Selain itu, kegiatan tabligh akbar yang menghadirkan dai dari Mesir bersama tim dari lembaga kemanusiaan ACA (Amal Cinta Al-Aqsa) juga menjadi bagian dari upaya yayasan untuk menguatkan kepedulian umat terhadap perjuangan masyarakat Palestina.
Beliau berharap kehadiran para jamaah dalam kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan tetap memiliki nilai besar di sisi Allah.
Bapak Agus Sriyadi mengibaratkan kepedulian tersebut seperti kisah burung kecil yang berusaha membawa setetes air untuk memadamkan api yang membakar Nabi Ibrahim. Meskipun terlihat kecil, tindakan itu menunjukkan keberpihakan kepada kebenaran.
“Semoga apa yang kita lakukan menjadi alasan di hadapan Allah bahwa kita tidak berpangku tangan dan tetap peduli terhadap saudara-saudara kita di Palestina,” ujar beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa Yayasan Al-Furqon Lentera Umat akan terus berkomitmen menjalankan kegiatan dakwah dan sosial di tengah masyarakat, termasuk melalui berbagai program Ramadhan yang melibatkan partisipasi para donatur dan jamaah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat solidaritas umat Islam terhadap Palestina dapat terus terjaga, sekaligus menjadi amal kebaikan yang bernilai di sisi Allah SWT.









