BOYOLALI – Satuan Tugas (Satgas) Al-Furqon Lentera Umat Boyolali melaksanakan aksi kemanusiaan berupa gotong royong darurat di Desa Gumulan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, pada Jumat (1/5/2026). Aksi ini dilakukan sebagai respon cepat terhadap kerusakan bangunan warga akibat bencana angin puting beliung yang terjadi di wilayah tersebut.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 hingga 10.30 WIB ini melibatkan setidaknya 17 personel Satgas Al-Furqon di bawah koordinasi langsung Ketua Divisi Sosial Al-Furqon Boyolali, Hardoyo Abu Hatim. Fokus utama gerakan ini adalah membantu warga yang terdampak cukup parah, termasuk salah satu anggota Satgas, Bapak Jianto, serta para tetangga di sekitarnya.
Upaya Mitigasi dan Pembersihan
Selain membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan, tim di lapangan juga melakukan penebangan pohon yang dinilai membahayakan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan warga maupun bangunan di sekitarnya.
“Kami mengerjakan apa yang bisa kami kerjakan. Kami fokus membantu pembersihan puing-puing yang berceceran. Sebenarnya ada beberapa rumah warga yang butuh perbaikan segera, tapi karena keterbatasan alat dan bahan, sementara kami belum bisa mengerjakan.” ujar Joko Prehananto, salah satu anggota satgas.
Kerusakan Signifikan
Pantauan di lokasi menunjukkan dampak kerusakan akibat angin puting beliung ini cukup parah. Beberapa rumah warga dilaporkan mengalami rusak parah, dengan kerusakan mencolok pada bagian atap. Di salah satu rumah warga, teras sepanjang 8 meter terangkat sepenuhnya, sementara atap asbes dan genteng di kediaman warga lainnya hancur berhamburan.
Aksi sosial ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Al-Furqon Lentera Umat untuk selalu hadir dan sigap dalam situasi tanggap darurat, khususnya di wilayah Kabupaten Boyolali.
Dan Alhamdulillahnya, kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik oleh ketua RW dan RT setempat.












