Logo Rapat Kerja Dakwah (Rakerda’) XVII Tahun Dakwah 2026–2027 tidak hanya menjadi identitas visual kegiatan, tetapi juga menggambarkan semangat dan arah gerak dakwah yang ingin dibangun oleh Yayasan Al-Furqon Lentera Umat.

Melalui perpaduan bentuk dan warna yang sederhana, logo ini mengandung pesan tentang pentingnya ukhuwah, kebersamaan, dan langkah dakwah yang kokoh di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Berikut makna yang terkandung dalam logo Rakerda’ XVII:

1. Bentuk Angka 17 dalam Siluet Dua Sosok

Logo ini membentuk angka 17 yang menjadi penanda pelaksanaan Rakerda’ ke-17 Yayasan Al-Furqon Lentera Umat. Angka tersebut divisualisasikan dalam bentuk dua sosok manusia, sehingga memberikan kesan lebih hidup dan penuh makna kebersamaan dalam perjalanan dakwah.

2. Posisi Merangkul

Dua sosok yang saling merangkul melambangkan ukhuwah, kepedulian, dan semangat saling menguatkan antar sesama. Dakwah tidak dibangun dengan berjalan sendiri-sendiri, tetapi melalui kebersamaan dan persatuan.

Visual ini juga menggambarkan pentingnya menjaga kekompakan dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan dakwah di tengah masyarakat.

3. Tampak dari Belakang dan Menghadap ke Depan

Kedua sosok digambarkan tampak dari belakang dan sama-sama menghadap ke arah depan. Hal ini melambangkan visi, tujuan, dan arah perjuangan dakwah yang sama.

Filosofi ini menggambarkan bahwa seluruh elemen dakwah diharapkan dapat berjalan searah, memiliki tujuan bersama, serta terus melangkah maju dengan semangat yang sama dalam membangun kebaikan untuk umat.

4. Visual Setengah Badan

Bagian tubuh yang tidak ditampilkan secara utuh mengandung pesan tentang kerendahan hati dalam berdakwah. Tidak ada kesan menonjolkan individu, karena dakwah merupakan amanah bersama yang membutuhkan kontribusi banyak pihak.

Visual ini juga melambangkan bahwa perjuangan dakwah masih terus berjalan dan selalu terbuka ruang bagi siapa saja untuk ikut berperan dalam kebaikan.

5. Filosofi Warna

Penggunaan warna hijau dan kuning pada logo turut memiliki makna tersendiri.

Baca Juga:  Jamaah Safari Shubuh Barokah (SSB) Ngaji Akhlak Bareng Ustadz Sudarisman Ahmad, Lc.

Warna hijau melambangkan nilai-nilai Islam, ketenangan, keseimbangan, serta pertumbuhan. Warna ini menggambarkan harapan agar dakwah tetap berjalan dengan penuh kesejukan dan kebijaksanaan.

Sementara warna kuning melambangkan cahaya, semangat, harapan, dan optimisme. Warna ini menjadi simbol bahwa dakwah diharapkan mampu menjadi penerang dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, logo Rakerda’ XVII membawa pesan tentang pentingnya menjaga ukhuwah, memperkuat kebersamaan, dan membangun langkah dakwah yang kokoh serta terarah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.