Malam ke-20 Ramadhan 1447 H menjadi malam yang penuh makna di Masjid Baiturrahim, Pomah, Randusari. Pada Senin (9/3/2026) malam, ratusan jamaah berkumpul dalam kegiatan tabligh akbar yang dirangkaikan dengan aksi penggalangan donasi untuk Palestina yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-Furqon Lentera Umat.
Kegiatan yang dimulai selepas shalat tarawih itu menghadirkan Dr. As-Sayyed Muhammad, dai asal Mesir, sebagai penceramah utama. Acara ini merupakan bagian dari program kepedulian kemanusiaan yang kembali digalakkan oleh Yayasan Al-Furqon Lentera Umat selama bulan Ramadhan.
Program tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan ACA (Amal Peduli Al-Aqsha), lembaga yang selama ini fokus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Palestina, khususnya korban konflik dan genosida di wilayah tersebut. Pelaksanaan kegiatan juga didukung penuh oleh pengurus Masjid Baiturrahim yang menjadi tuan rumah acara.
Jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari lingkungan Masjid Baiturrahim, tetapi juga para pengurus Yayasan Al-Furqon Lentera Umat serta kaum muslimin dari berbagai wilayah yang turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam kajiannya, Dr. Sayyed Muhammad mengingatkan jamaah tentang keutamaan negeri Palestina, Baitul Maqdis yang menjadi tempat berdirinya Masjidil Aqsha, masjid kedua umat Islam. Beliau menjelaskan bahwa Palestina merupakan negeri yang diberkahi dan dimuliakan dalam ajaran Islam, sebagaimana disebutkan dalam berbagai ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi.
Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa tanah Palestina merupakan bumi yang pernah dipijak oleh para nabi, rasul, serta para syuhada yang berjuang di jalan Allah, dan kaum muslimin adalah pewarisnya. Karena itu, kepedulian terhadap kondisi umat Islam di sana merupakan bagian dari solidaritas dan persaudaraan kaum muslimin.
Beliau juga menegaskan bahwa hubungan antara sesama muslim diibaratkan seperti bangunan yang saling menguatkan satu sama lain. Karena itu, ketika penderitaan terus terjadi di bumi Baitul Maqdis, maka dukungan dari kaum muslimin di berbagai penjuru dunia menjadi sangat berarti bagi mereka.
Setelah sesi kajian, panitia memutarkan sejumlah video yang menggambarkan kondisi masyarakat Palestina, khususnya saat menjalani bulan Ramadhan di tengah keterbatasan dan konflik yang berkepanjangan.
Tayangan tersebut menunjukkan bagaimana sebagian warga Palestina harus menjalani puasa tanpa sahur, bahkan tanpa hidangan berbuka yang layak. Suasana Ramadhan yang penuh keterbatasan itu menjadi kontras dengan kondisi umat Islam di banyak negara yang dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Suasana di dalam masjid pun berubah haru. Banyak jamaah yang terdiam menyaksikan tayangan tersebut, bahkan beberapa di antaranya tampak meneteskan air mata.
Momentum tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi penggalangan donasi. Para jamaah dengan penuh antusias menunjukkan kepedulian mereka dengan menyampaikan komitmen bantuan bagi masyarakat Palestina.
Hingga akhir kegiatan, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp52.335.000 serta satu unit laptop. Rinciannya meliputi donasi tunai sebesar Rp49.135.000, donasi melalui transfer Rp1.000.000, serta komitmen donasi sebesar Rp2.200.000. Selain itu, terdapat pula satu unit laptop merek Toshiba yang turut disumbangkan oleh jamaah.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan berakhir sekitar pukul 21.30 WIB. Panitia menyampaikan bahwa meskipun acara telah selesai, kesempatan berdonasi bagi masyarakat yang ingin turut membantu Palestina masih tetap terbuka dan dapat disalurkan melalui Yayasan Al-Furqon Lentera Umat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kepedulian terhadap saudara-saudara muslim di Palestina terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas umat dapat diwujudkan melalui aksi nyata, sekecil apa pun bentuknya.
Bagi kaum muslimin yang ingin berdonasi untuk Palestina dapat disalurkan melalui rekening berikut ini:
BSI 7309013179
A.n. YAYASAN AL FURQON LENTERA UMAT
Konfirmasi Donasi:














