Oleh Burhan Sodiq
Dakwah asal asalan apakah bisa berhasil? Saya membuka tulisan ini dengan sebuah tanya yang nampak sederhana tapi serius. Banyak sekali diantara kita yang melakukan dakwah secara serampangan. Tidak ada pola dan tidak ada rencana atau program. Asalkan selalu jalan, maka tidak akan dijadikan masalah. Itulah yang sering dilakukan.
Akhirnya apa yang terjadi? Banyak target dakwah yang tidak tercapai. Bukan karena tidak mampu tapi karena memang tidak ada target yang ingin diraih. Hal ini bisa saja terjadi karena memang tidak ada kemauan yang serius pada beberapa pihak. Mereka hanya mau berjalan dengan santai dan apa adanya. Tidak perlu ada pembahasan yang rumit. Karena bagi mereka itu tidak penting.
Alasan kedua, bisa jadi karena malas berpikir. Tidak ada keseriusan dalam hal memersiapkan segala sesuatu dengan baik. Semua serba gegabah dan tidak menentu. Asal jalan tapi tidak terkonsep dengan baik. Sehingga proses perjalanan dakwah tidak bisa terukur. Berjalan dengan apa adanya dan tidak terkelola dengan baik.
Alangkah lebih baik bila masing masing pegiat dakwah melakukan rencana kerja dengan mapan. Ada hal hal yang akan diraih dan ada hal hal yang akan digapai. Kalau tidak demikian semua akan berjalan tanpa arah. Tidak ada pola control yang bisa dipertanggungjawabkan. Semua serba tidak menentu dan susah untuk dikendalikan. Semoga ke depan dakwah menjadi lebih terarah dan lebih terkelola. Sehingga tidak ada lagi keluhan dan tidak ada lagi hal hal yang akan menghambat dakwah.











