BOYOLALI – Yayasan Dakwah dan Sosial Al-Furqon Lentera Umat Boyolali kembali menggelar Kajian Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rahmah (SAMARA) edisi bulan Juli pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB ini diselenggarakan di Masjid Baiturrahim, Pomah RT 11 RW 01, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.

Kajian menghadirkan Ust. Hasan Abu Ayyub sebagai pemateri dengan mengangkat tema kewaspadaan terhadap maraknya perbuatan zina di tengah masyarakat. Sekitar 200 peserta yang terdiri dari kurang lebih 100 jamaah laki-laki dan 100 jamaah perempuan mengikuti kajian dengan penuh antusias.

Dalam penyampaiannya, Ust. Hasan Abu Ayyub menegaskan bahwa zina merupakan salah satu dosa besar yang sangat dilarang dalam Islam. Fenomena tersebut, menurutnya, kini semakin memprihatinkan karena telah merambah berbagai lapisan masyarakat.

“Kasus-kasus yang terungkap melalui berbagai media menunjukkan bahwa perbuatan zina dapat menimpa siapa saja, mulai dari kalangan pejabat hingga masyarakat umum, dari orang dewasa bahkan anak-anak usia sekolah. Tidak sedikit pula kasus yang terjadi di lingkungan pendidikan, termasuk lembaga yang semestinya menjadi tempat pembinaan akhlak,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, beliau mengajak seluruh kaum muslimin untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat benteng keimanan, baik dalam diri sendiri maupun di lingkungan keluarga.

Beberapa langkah yang ditekankan untuk menjaga diri dari perbuatan zina di antaranya adalah memperbanyak doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar senantiasa diberi perlindungan, serta menjauhi segala hal yang dapat menjadi pintu menuju perzinaan.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga pandangan, menutup aurat sesuai tuntunan syariat, serta lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Orang tua diimbau untuk tidak sembarangan mengunggah foto istri maupun anak perempuan ke media sosial demi menjaga kehormatan dan menghindari berbagai bentuk fitnah yang dapat muncul di era digital.

Melalui kajian ini, diharapkan kaum muslimin semakin memahami pentingnya menjaga kesucian diri dan keluarga, serta bersama-sama membangun lingkungan masyarakat yang bersih dari berbagai perilaku yang dapat mengantarkan kepada perbuatan zina. Dengan memperkuat iman, menjaga adab, dan menerapkan tuntunan syariat dalam kehidupan sehari-hari, keluarga muslim diharapkan mampu menjadi benteng pertama dalam melahirkan generasi yang saleh dan berakhlak mulia.