Boyolali — Rapat Kerja Dakwah (RAKERDA’) XVII Yayasan Al-Furqon Lentera Umat yang digelar pada Ahad (17/5/2026) berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tahunan yang menjadi forum evaluasi sekaligus perumusan arah gerak dakwah yayasan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus pusat dan cabang, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah daerah.

Salah satu tamu yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Kabupaten Boyolali. Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan (Poldagri dan Ormas) KESBANGPOL Boyolali, Mardiyana, hadir mewakili instansi sekaligus menyampaikan sambutan resmi.

Dalam sambutannya, KESBANGPOL Kabupaten Boyolali menyampaikan apresiasi atas konsistensi Yayasan Al-Furqon Lentera Umat dalam menyelenggarakan agenda rapat kerja dakwah hingga memasuki pelaksanaan yang ke-17 tahun ini. Menurutnya, keberlangsungan forum tersebut menunjukkan adanya keseriusan yayasan dalam membangun sistem dakwah yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.

KESBANGPOL juga menyampaikan dukungan terhadap komitmen Yayasan Al-Furqon dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika sosial masyarakat. Hal itu dinilai selaras dengan tema yang diangkat dalam RAKERDA’ tahun ini, yakni “Menguatkan Ukhuwah, Mengokohkan Langkah Dakwah.”

Ia berharap, melalui forum RAKERDA’ tersebut akan lahir berbagai program dakwah yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap membawa nilai-nilai kesejukan, persatuan, dan pembinaan moral masyarakat.

“Kami berharap, melalui rapat kerja ini akan lahir program-program dakwah yang semakin adaptif, menyejukkan, dan mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam pembinaan generasi muda agar memiliki akhlak yang baik, wawasan kebangsaan, dan semangat cinta tanah air,” ungkapnya.

Selain itu, KESBANGPOL Kabupaten Boyolali juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi dakwah dan kemasyarakatan, untuk terus bersinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh komponen bangsa.

Nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan semangat persaudaraan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Baca Juga:  Donasi Peduli Palestina Al-Furqon Tersalurkan: 400 Paket Makanan Dibagikan di Gaza

RAKERDA’ XVII Yayasan Al-Furqon Lentera Umat sendiri menjadi momentum penting bagi yayasan untuk memperkuat arah gerak dakwah pada tahun kerja 2026–2027. Tidak hanya sebagai agenda evaluasi tahunan, forum ini juga menjadi ruang konsolidasi dan penyatuan visi seluruh elemen yayasan dalam menghadirkan dakwah yang lebih dekat, membumi, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sejalan dengan tema yang diusung, semangat menguatkan ukhuwah dan mengokohkan langkah dakwah diharapkan tidak berhenti pada forum rapat semata, tetapi terus terwujud dalam program-program nyata yang memberikan manfaat luas bagi umat dan masyarakat Kabupaten Boyolali secara umum.